Awal Kehidupan Sederhana FARMANDi tengah udara lembap Kota Bogor, FARMAN mengakhiri hari panjangnya sebagai penjual kopi sederhana.Lampu jalan yang samar menjadi saksi perjuangan hidup FARMAN setiap malam.Setibanya di rumah kontrakan kecilnya, ibunya masih terjaga sambil menunggu FARMAN pulang.Malam yang Penuh Kekhawatiran“Hari ini capek ya, Man?